Senin, 09 Januari 2017

TPS Rawan Pilwali Kota Yogyakarta 2017- Versi Panwas Kota Yogyakarta

Pemetaan TPS Rawan – Untuk memaksimalkan pengawasan dan sebagai upaya pencegahan dari berbagai macam hal yang mungkin mengganggu jalannya pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta 2017, Panwas Kota Yogyakarta melakukan pemetaan TPS rawan dari total 794 TPS di Kota Yogyakarta. Pemetaan dilakukan berdasarkan analisis lapangan dan kejadian atau kerawanan yang pernah terjadi pada pemilu atau Pilkada sebelumnya.

Aspek pemetaan kerawanan sendiri didasarkan pada enam hal yaitu, rawan aspek akurasi daftar pemilih dan penggunaan hak pilih, rawan aspek ketersediaan logistic, rawan aspek pembagian uang dan /atau materi lainnya (money politik), rawan aspek keterlibatan penyelenggara Negara, rawan aspek kepatuhan prosedur pemungutan dan penghitungan suara, serta rawan konflik.

Untuk TPS rawan akurasi daftar pemilih dan penggunaan hak pilih ada 54 TPS yang masuk kategori rawan dari total 794 TPS. Sedangkan 51 TPS masuk rawan dari aspek ketersediaan logistic. Aspek pembagian uang dan/atau materi lainnya (money politik) terpetakan di 66 TPS dan 9 TPS masuk kategori rawan dari aspek keterlibatan penyelenggara Negara (ASN). Jumlah TPS rawan terbesar adalah dari aspek kepatuhan prosedur pemungutan dan penghitungan suara yang terpetakan di 199 TPS dari total 794 TPS di Kota Yogyakarta. Dan ada 81 TPS di Kota Yogyakarta yang rawan konflik.
Panwas Kota Yogyakarta melakukan pemetaan TPS rawan untuk 2 periode. Periode pertama adalah 8 Januari 2017 dan periode kedua pada 15 Januari 2017. Perhatian khususakan diberikan kepada TPS yang masuk kategori rawan untuk meminimalisir masalah yang mungkin muncul pada tanggal 15 Februari 2017 nanti.

-kiko-

2 komentar: